Adhi Commuter Properti Siapkan Kawasan TOD Berkonsep Masa Depan

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mengembangkan lokasi stasiun LRT menjadi kawasan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) dengan mengusung nama LRT City. Project Director LRT City MTH Aan Susanto mengatakan, kawasannya terintegrasi langsung dengan LRT sehingga memudahkan penghuni apartemen, pengunjung kawasan ritel atau pegawai yang berkantor di perkantoran dalam beraktivitas atau melakukan mobilitas. "Salah satunya adalah kawasan perkantoran LRT City MTH – MTH 27 Office Suites. LRT City MTH – MTH 27 Office Suites hadir sebagai properti komersial yang tidak sebatas ruang kerja bagi masyarakat, namun juga melengkapi gaya hidup kaum urban," ucap Aan dalam keterangannya, Sabtu (5/3/2022).

Menurutnya, kawasan tesebut terletak di lokasi yang strategis, lantaran terintegrasi langsung dengan Stasiun LRT Ciliwung dan Halte Busway Transjakarta Cawang – Ciliwung. "Kawasan ini dilengkapi dengan sky bridge atau jembatan layang yang terkoneksi dengan stasiun LRT, area komersial serta coworking space yang sangat memungkinkan menjadi sebuah meeting hub masyarakat Jabodetabek," imbuhnya. Keunggulan lain, Kawasan ini juga menawarkan kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan sepeda untuk berpindah moda transportasi. Ia mendesain LRT City MTH selaras dengan konsep LRT yang menawarkan mobilitas masa depan bagi masyarakat.

"Bahkan, kami melengkapi Kawasan ini dengan shower room bagi yang ingin membersihkan diri setelah bersepeda atau berolahraga sehingga dapat langsung menuju kantor. Ada juga area penitipan sepeda, dengan bengkel dan kafe tentunya," kata Aan. Tahap awal, LRT City MTH – MTH 27 Office Suites baru mengakomodasi tempat penitipan sepeda. Namun ke depan, lanjut Aan, pihaknya akan menggandeng Dinas terkait guna menggencarkan kampanye menggunakan sehingga di titik titik tertentu ada penyewaan sepeda seperti yang sudah diterapkan di kawasan GBK. Aan menjelaskan, LRT City MTH – MTH 27 Office Suites terdiri dari 13 lantai dimana 11 lantai merupakan area perkantoran dengan 3 lantai diperuntukkan sebagai area komersial.

Area ritel akan dialokasikan seluas 1.500 m2 dimana sudah ada tiga penyewa saat ini yakni satu bank, cafe, dan Sokupan. Aan menyebut area ritel masih dibuka untuk 12 tenant F&B saat ini. Sementara itu, untuk Coworking Space rencananya akan dibangun hingga dua lantai dari area perkantoran. Saat ini tiga lantai dari area perkantoran sudah tersewa di mana dua lantai sudah fitting out dan siap beroperasi, sedangkan satu lantai lagi masih dalam proses design. "Okupansinya sudah tiga lantai atau 25 persen. Harga sewa kami sekitar Rp200.000 Rp300.000 per m2 setiap bulannya," ujarnya.

Gedung tersebut juga telah mendapat sertifikat green building dengan level Platinum. Aspek ini membawa banyak manfaat kepada penyewa, termasuk biaya operasionalnya menjadi lebih rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.