Warga Lembang Ditemukan Tewas di Jurang, Posisinya Tertindih Sepeda Motor

Dinyatakan hilang sejak Kamis (14/7/2022), Wahidin (51) warga asal Kampung Nyalindung, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditemukan meninggal dunia di dalam jurang, Jumat (15/7/2022). Terakhir korban diketahui hendak menyetorkan susu sapi perah ke tempat penampungan sementara (TPS). Kepala Desa Cikole Ida Suhara mengatakan, mayat korban ditemukan meninggal di dalam jurang.

Lokasi di dekat kandang sapi dalam keadaan tertindih motor dan besi wadah susu. "Jenazah Wahidin ditemukan sekitar jam 09.30 WIB dalam keadaan tertindih sepeda motor yang biasa digunakan untuk mengangkut susu perah," ujarnya di lokasi kejadian, Jumat (15/7/2022). Wahidin diduga kuat terpeleset saat hendak berangkat mengantarkan susu dengan sepeda motor bebek.

Setelah motornya dievakuasi, kunci kontaknya dalam keadaan menyala. Jenazah korban ini ditemukan, setelah dicari oleh warga yang dibantu relawan, tim SAR, kepolisian dan TNI selama kurang lebih 12 jam ke sejumlah lokasi di wilayah Lembang. "Sebelum ditemukan meninggal, korban ini seperti biasa memerah susu sapi setiap sore.

Kemudian menyetorkan susu hasil perahan ke tempat penampungan. Tetapi hingga malam dia tak kunjung pulang ke rumahnya," kata Ida. Setelah beredar info bahwa Wahidin hilang, kata Ida, warga melakukan pencarian ke tempat penampungan susu, tetapi di lokasi tersebut korban tidak ditemukan. "Warga lalu mencari Wahidin ke tempat penampungan susu, menyisir jalur jalur yang biasa dilewati kendaraan pengangkut susu karena beredar kabar, dia ketinggalan menyetorkan susu," ucapnya.

Hingga Kamis malam pencarian belum membuahkan hasil, tetapi saat pencarian dilanjutkan pada Jumat pagi, Wahidin berhasil ditemukan di bawah jurang tepat di pinggir kandang sapi miliknya. Setelah ditemukan, Jenazah Wahidin langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dimandikan, lalu disalatkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tidak jauh dari rumahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.